Senja bersimpuh di kaki langitKembali ke pelukan malamDinaungi gumpalan embun yang kemerahanBulanpun pecah pada senyuman
Matahari dan rembulan Tak sanggup lagi melukiskanSejuta puisi keindahanPada semilir angin…Di lembah sungai nil
Lihatlah….Pancaran cahaya gemerlapanDari perahu-perahu kecil yang bergerak pelanDan sajak-sajak terbuai merduYang mengalun di setiap perahuGelombangpun menyalaSeolah mengikuti irama
Betapa indah riak sungai nilDan bening nilam air mata dewi IssisGemertak daun-daun yang bersentuhanSemburat jingga berhamburan
Di lembah sungai nilAda risalah yang terus mengalirTerus mengalir, sampai hilir
Kutatap muda mudi berjalan beriringanDengan sekuntum mawar dalam genggamanImbaba brige melintang dengan tenangPesona Cairo Plaza Tower yang menjulang
Sungguh indah, di malam penuh bintangMalam yang tak mungkin terlupakan karya: Radesya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar